LPPM UMMUBA Dorong Inovasi Living Lab untuk Ubah Perilaku Pengelolaan Sampah

LPPM UMMUBA Dorong Inovasi Living Lab untuk Ubah Perilaku Pengelolaan Sampah

Kategori: Berita
25/04/2026
VIEWS: 71

LPPM UMMUBA terus mendorong inovasi berbasis riset dalam menjawab permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) program intervensi pengelolaan sampah yang dilaksanakan di SMPN 7 Muara Bungo selaku sekolah mitra.

Program ini merupakan inisiasi dari Apri Yulda, M.K.M., selaku ketua tim peneliti, yang mengembangkan penelitian dengan judul “Model School-Based Living Lab: Transformasi Perilaku Pengelolaan Sampah melalui Sistem Tabungan Sampah Sekolah untuk Meningkatkan Sanitasi Lingkungan Sekolah dan Rumah Tangga”. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif dalam membangun perubahan perilaku pengelolaan sampah pada seluruh warga sekolah dan rumah tangga.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari guru, siswa, wali murid hingga pemangku kepentingan sekolah, dalam upaya bersama menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Melalui pendekatan living lab, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang praktik nyata dalam membentuk kebiasaan peduli lingkungan.

Dalam kegiatan sosialisasi, Apri Yulda, M.K.M., selaku ketua tim peneliti dan penggagas program, menyampaikan bahwa perubahan perilaku tidak dapat dicapai hanya melalui penyampaian teori, tetapi perlu didukung dengan praktik langsung yang berkelanjutan.

“Sekolah harus menjadi ruang belajar yang hidup, di mana siswa tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga membiasakan diri untuk memilah dan mengelolanya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Program ini memiliki tiga tujuan utama yang saling terintegrasi. Pertama, menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dini kepada siswa dan orang tua melalui edukasi perilaku. Kedua, mengoptimalkan nilai ekonomi sampah anorganik melalui sistem tabungan sampah sekolah. Ketiga, meningkatkan sanitasi lingkungan dengan menciptakan kondisi yang bersih dan sehat, baik di sekolah maupun di rumah tangga.

Melalui kegiatan FGD, peserta diberikan ruang untuk berdiskusi, menyampaikan pandangan, serta merumuskan strategi implementasi program yang sesuai dengan kondisi sekolah. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan aktif seluruh pihak dalam mendukung keberhasilan program.

Model School-Based Living Lab yang dikembangkan dalam penelitian ini diharapkan menjadi inovasi berkelanjutan dalam membangun perilaku peduli lingkungan, serta dapat direplikasi di berbagai sekolah lainnya.


JAP

Posted by LPPM UMMUBA

Informasi Resmi LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Chat on WhatsApp
    LPPM UMMUBA Dorong Inovasi Living Lab untuk Ubah Perilaku Pengelolaan Sampah | LPPM UMMUBA