Berita Terkini

lppm.ummuba.ac.id - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) melaksanakan Sosialisasi Bantuan Dana Insentif Tahun 2026 pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 3 Kampus 1 UMMUBA dan diikuti oleh dosen-dosen UMMUBA. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua LPPM UMMUBA Titis Wulandari, S.Pd., M.Si., Wakil Rektor I Dr. Nurlev Avana, M.Pd., tim LPPM, serta dosen UMMUBA. Dalam kegiatan ini, Titis Wulandari, S.Pd., M.Si. bertindak sebagai narasumber yang menyampaikan informasi terkait Bantuan Dana Insentif Tahun 2026. Sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada dosen mengenai mekanisme, ketentuan, serta peluang pemanfaatan Bantuan Dana Insentif Tahun 2026. Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas kinerja dosen, khususnya dalam mendukung kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta luaran akademik lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Ketua LPPM UMMUBA, Titis Wulandari, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi menjadi bagian penting dalam memastikan informasi mengenai program bantuan dapat dipahami secara menyeluruh oleh para dosen. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap dosen dapat memahami ketentuan dan mekanisme Bantuan Dana Insentif Tahun 2026 dengan baik, sehingga program ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan produktivitas akademik dan luaran dosen,” ujar Titis. Sementara itu, Wakil Rektor I UMMUBA, Dr. Nurlev Avana, M.Pd., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, bantuan dana insentif dapat menjadi salah satu bentuk dukungan institusi dalam mendorong dosen untuk terus meningkatkan kinerja dan menghasilkan luaran yang berkontribusi terhadap pengembangan UMMUBA. “Kami berharap program ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para dosen untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas karya akademik. Sinergi antara dosen, LPPM, dan pimpinan universitas menjadi penting agar berbagai program pengembangan akademik dapat berjalan secara berkelanjutan,” ungkap Nurlev. Melalui kegiatan ini, LPPM UMMUBA berharap seluruh dosen memperoleh informasi yang jelas dan dapat mempersiapkan serta memanfaatkan Bantuan Dana Insentif Tahun 2026 sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

lppm.ummuba.ac.id - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah Penelitian DPPM Tahun 2026 pada Selasa, 15 September 2025. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting . Kegiatan ini dampingi langsung oleh Kepala LPPM beserta tim, reviewer Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd (Universitas Negeri Padang)., serta seluruh dosen UMMUBA selaku ketua penerima hibah penelitian, yaitu Dr. Winda Trisnawati, S.Pd., M.Hum., Deka Ismi Mori, M.Pd., Riko Muhammad Suri, M.Kom., Apri Yulda, S.K.M., M.K.M., Raja Bani Pilitan, M.Pd., dan Dr. apdoludin, M.Pd. Pelaksanaan Monev merupakan bagian penting dalam proses pengelolaan hibah penelitian. Kegiatan ini bertujuan untuk memonitor dan mengevaluasi perkembangan penelitian yang sedang berlangsung, khususnya terkait laporan kemajuan penelitian yang telah dilaksanakan oleh para penerima hibah. Dalam kegiatan tersebut, para peneliti memaparkan perkembangan pelaksanaan penelitian, capaian yang telah diperoleh, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses penelitian. Pemaparan kemudian ditanggapi dan dievaluasi oleh reviewer untuk memberikan masukan serta rekomendasi yang dapat mendukung penyempurnaan pelaksanaan penelitian pada tahap berikutnya. Kepala LPPM UMMUBA, Titis Wulandari, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Monev menjadi salah satu upaya LPPM dalam memastikan pelaksanaan penelitian berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. “Monev ini menjadi bagian penting untuk melihat kemajuan penelitian sekaligus memberikan ruang bagi peneliti untuk mendapatkan masukan dalam penyempurnaan penelitian,” ujar Titis Wulandari. Sementara itu, reviewer Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa evaluasi dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan pemberian masukan kepada para peneliti agar kualitas pelaksanaan penelitian dapat terus ditingkatkan. “Monev ini diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif sehingga para peneliti dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan dan luaran penelitian,” ungkap Prof. Dr. Anton Komaini. Melalui pelaksanaan Monev Hibah Penelitian DPPM Tahun 2026 ini, LPPM UMMUBA terus berupaya memperkuat tata kelola penelitian yang terarah, berkualitas, akuntabel , dan berkelanjutan, serta mendorong para dosen untuk menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

lppm.ummuba.ac.id - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) secara online pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh ketua dan anggota tim penerima Hibah DPPM Tahun 2026. Monev menghadirkan dua reviewer, yaitu Dr. Nanik Istianingsih, S.E., M.E., C.LMA., C.PR., C.DM. dari IAK STIH STIO sebagai Reviewer I dan Dr. Apriani Sijabat, S.Si., M.Pd dari Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar sebagai Reviewer II. Kegiatan turut dihadiri oleh Ketua LPPM UMMUBA, Titis Wulandari, S.Pd., M.Si., bersama tim LPPM. Monev dilaksanakan untuk melihat perkembangan pelaksanaan program, ketercapaian target dan luaran, sekaligus memastikan kegiatan pengabdian berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Ketua LPPM UMMUBA, Titis Wulandari, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan Monev menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan program pengabdian kepada masyarakat. “Melalui Monev ini, kami dapat melihat sejauh mana program yang dilaksanakan oleh tim dosen penerima Hibah DPPM telah mencapai target yang ditetapkan. Kami berharap masukan dari para reviewer dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan agar luaran yang dihasilkan semakin optimal serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Titis Wulandari. Ia juga mengapresiasi keterlibatan para reviewer, dosen, dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara LPPM, tim pelaksana, dan reviewer sangat diperlukan untuk memastikan program pengabdian tidak hanya terlaksana dengan baik, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan Monev ini, LPPM UMMUBA berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat serta memastikan setiap program penerima Hibah DPPM Tahun 2026 dapat mencapai target, luaran, dan keberlanjutan yang diharapkan.

lppm.ummuba.ac.id - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program hibah pengabdian DPPM Tahun 2026 pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan dilaksanakan di Hawa Batik, Purwobakti, dan Lazismu Universitas Muhammadiyah Muara Bungo. Monev melibatkan Kepala LPPM UMMUBA beserta tim, reviewer eksternal Ibu Dr.Nanik, S.E., M.E., C.LMA., C.PR., C.DM. dari IAK STIH STIO, serta dosen penerima hibah, yaitu tim 1 Hermanto, S.Kom., M.Kom. dan tim 2 Vivi Yosefri Yanti, S.E., M.M., bersama tim dosen dan mahasiswa. Monev dilakukan untuk memantau perkembangan, capaian, serta kesesuaian pelaksanaan program pengabdian dengan rencana dan luaran yang telah ditetapkan. Reviewer melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan, pemanfaatan teknologi, keterlibatan mitra, dan manfaat program bagi masyarakat. Dalam evaluasinya, Ibu Nanik mengapresiasi inovasi yang dikembangkan oleh kedua tim. Pada program Hermanto, S.Kom., M.Kom., reviewer menilai sistem logistik bantuan bencana sebagai bentuk hilirisasi teknologi yang aplikatif dan mampu meningkatkan efisiensi serta transparansi distribusi logistik. Sementara itu, program Vivi Yosefri Yanti, S.E., M.M. mendapat apresiasi atas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pemberdayaan pelaku usaha lokal. Teknologi tersebut dinilai mampu mendukung pembuatan visual promosi sekaligus eksplorasi motif busana untuk meningkatkan efisiensi produksi dan pemasaran. Melalui kegiatan Monev ini, LPPM UMMUBA memperoleh gambaran capaian program sekaligus masukan untuk pengembangan dan keberlanjutan kegiatan pengabdian. LPPM UMMUBA berkomitmen memastikan program hibah pengabdian berjalan efektif, tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

lppm.ummuba.ac.id - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap dosen penerima hibah pengabdian kepada masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Desa Langling, Kabupaten Merangin. Kegiatan dipimpin Kepala LPPM UMMUBA, Titis Wulandari, S.Pd., M.Si., bersama tim LPPM. Monev turut dihadiri reviewer eksternal Dr. Nanik Istianingsih, S.E., M.E., C.LMA., C.PR., C.DM. dari IAK STIH STIO, serta Ade Agung Kurniawan, S.Kom., M.Kom . selaku ketua tim pengabdian dosen penerima hibah DPPM Tahun 2026, bersama tim dosen dan mahasiswa. Monev dilakukan melalui peninjauan langsung terhadap perkembangan program pengabdian, capaian indikator, keterlibatan mitra, serta luaran yang telah dihasilkan. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target sekaligus menjadi ruang evaluasi dan penyempurnaan program. Dalam evaluasinya, Dr. Nanik memberikan apresiasi terhadap inovasi Aplikasi yang dikembangkan oleh tim UMMUBA. Menurutnya, aplikasi berbasis smartphone tersebut menjadi solusi efektif untuk membantu petani mengatasi kendala pencatatan pendapatan dan beban biaya pascapanen yang selama ini masih bergantung pada nota fisik. “Apresiasi disampaikan atas inovasi dari tim UMMUBA. Aplikasi berbasis smartphone ini menjadi solusi efektif atas kendala petani yang kerap abai mencatat pendapatan dan beban biaya pascapanen akibat ketergantungan pada nota fisik,” ujar Dr. Nanik. Dr. Nanik juga menyarankan pengembangan fitur estimasi analisis keuangan, seperti kalkulasi biaya pemupukan, perawatan, dan upah tenaga kerja. Fitur tersebut diharapkan mampu membantu aplikasi menyajikan proyeksi laba bersih yang lebih presisi sesuai kebutuhan mitra. Melalui Monev ini, LPPM UMMUBA berkomitmen memberikan pendampingan dan evaluasi berkelanjutan agar program pengabdian menghasilkan inovasi yang aplikatif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen UMMUBA dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.

lppm.ummuba.ac.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) mendukung pelaksanaan Penelitian Fundamental – Reguler Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pengembangan Model Social, Emotional, Cognitive, Interaction, & Motivation (SECIM): Inovasi Pembelajaran Bermakna Bahasa Inggris." Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2028 di Merlyn Garden Inn. Penelitian ini diketuai oleh Dr. Winda Trisnawati, S.Pd., M.Hum. dengan anggota tim Levandra Balti, S.S., M.Hum. (Universitas Muhammadiyah Muara Bungo), Kurnia Saputri (Universitas Muhammadiyah Palembang), Sisca Meidina Saputri (SMP Negeri 20 Merangin), dan Aulia Dwi Rahayu (Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Muara Bungo). FGD menghadirkan Desi Suryani, S.E., CH., CHt., Branch Manager STIFIn Genetic, sebagai narasumber serta melibatkan Ketua dan anggota MGMP Bahasa Inggris SMP Kabupaten Bungo sebagai mitra diskusi. Kegiatan ini bertujuan memperoleh masukan dan validasi terhadap pengembangan model pembelajaran SECIM agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan saat ini. Selama diskusi, para peserta memberikan berbagai saran, masukan, dan pengalaman praktis yang menjadi bahan penyempurnaan model pembelajaran SECIM. Kolaborasi antara peneliti, praktisi, dan guru diharapkan mampu menghasilkan model pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih inovatif, interaktif, dan berdampak bagi peningkatan kualitas proses belajar mengajar. LPPM UMMUBA mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung penelitian yang menghasilkan inovasi dan solusi bagi dunia pendidikan. LPPM UMMUBA menyampaikan, "Melalui forum ini, peserta bersama-sama memberikan masukan, saran, dan gagasan konstruktif dalam pengembangan model pembelajaran SECIM sebagai inovasi pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih bermakna, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik di era pendidikan saat ini." Lebih lanjut, LPPM berharap hasil FGD ini menjadi langkah awal lahirnya inovasi pembelajaran yang memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pembelajaran Bahasa Inggris di Kabupaten Bungo. LPPM juga akan terus mendukung penelitian dosen yang menghasilkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta dunia pendidikan.

lppm.ummuba.ac.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) sukses melaksanakan hari kedua Seminar Nasional dan call for paper Tahun 2026 pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung secara daring (online) ini menjadi puncak rangkaian seminar nasional yang mengusung tema “Edutech for Sustainability: Pendidikan, Inovasi, dan Sains menuju Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.” Berbeda dengan hari pertama yang menghadirkan pemateri utama nasional, pelaksanaan hari kedua difokuskan pada presentasi ilmiah (parallel session) yang melibatkan para akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 200 peserta, baik presenter maupun non-presenter, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan hari kedua dibagi ke dalam berbagai ruang lingkup keilmuan yang dipandu oleh para moderator dan reviewer sesuai bidang kepakaran masing-masing. Para presenter memaparkan hasil penelitian, gagasan ilmiah, serta inovasi yang berkaitan dengan pendidikan, teknologi, kesehatan, sosial, dan pengembangan masyarakat. Adapun para narasumber dan reviewer yang terlibat dalam sesi ilmiah Seminar Nasional antara lain: Arif Muchyidin, S.Si., M.Si. (UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon) – Pendidikan Matematika Dr. Kodrat Eko Putro Setiawan, M.Pd. (Universitas PGRI Madiun) – Pendidikan Bahasa Indonesia Dr. Yul Ifda Tanjung, M.Pd. (Universitas Negeri Medan) – Pendidikan Fisika Rhienta Aprisella, M.M. (Universitas Bengkulu) – Bisnis dan Manajemen Rufer Firma Harianja, M.Pd. (Universitas Negeri Manado) – Pendidikan Sejarah Allans Prima Aulia, M.Kom. (UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi) – Ilmu Komputer Dr. Hj. Enny Hidajati, S.S., M.M. (Universitas Bina Darma Palembang) – Pendidikan Bahasa Indonesia Dr. Kurnia Saputri, M.Pd. (Universitas Muhammadiyah Palembang) – Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Yogi Irdes Putra, M.Pd.T. (Universitas Muhammadiyah Muara Bungo) – Pendidikan Teknologi dan Informasi Era Susanti, S.K.M., M.A. (DPPKBPPPA Kabupaten Bangka Tengah) – Ilmu Kesehatan Masyarakat Yovhandra Ockta, M.Pd. (Universitas Teuku Umar) – Pendidikan Olahraga M. Tri Firia Chandra, M.Psi., Psikolog (Universitas Jambi) – Psikologi Jhony Hendra, M.Pd. (Universitas Muhammadiyah Muara Bungo) – Pendidikan Olahraga Haryan Dwi Baharna, M.Kom. (Universitas Muhammadiyah Muara Bungo) – Ilmu Komputer Dr. (Cand.) Edhita Putri Daryanti, M.Si. (Lab Sains Clubs) – Farmakologi Nurul Iqamah Elza, S.E., M.Si. (Universitas Jambi) – Agribisnis Melalui sesi paralel tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian sekaligus mendapatkan masukan dan rekomendasi dari para reviewer yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan institusi profesional. Forum ini menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan kualitas penelitian serta memperluas jejaring kolaborasi akademik antarpeneliti. Kepala LPPM UMMUBA, Titis Wulandari, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh narasumber, reviewer, presenter, dan peserta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Seminar Nasional dan call for paper tahun 2026. "Alhamdulillah, pelaksanaan Seminar Nasional dan call for paper 2026 dapat berjalan dengan baik. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan semangat akademik yang luar biasa dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas. Kami berharap forum ini tidak hanya menjadi wadah diseminasi hasil penelitian, tetapi juga mampu melahirkan kolaborasi dan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan," ujar Titis Wulandari. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan hari kedua, maka secara resmi Seminar Nasional dan call for paper yang diselenggarakan oleh LPPM UMMUBA telah selesai dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen LPPM UMMUBA dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan jejaring akademik di tingkat nasional. JAP

lppm.ummuba.ac.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan riset dan publikasi ilmiah melalui penyelenggaraan Seminar Nasional dan Call for Paper. Kegiatan yang mengusung tema “Edutech for Sustainability: Pendidikan, Inovasi, dan Sains menuju Sustainable Development Goals (SDGs) 2030” ini dilaksanakan secara daring selama dua hari 10-11 Juni 2026 dan diikuti oleh akademisi, peneliti, guru, serta mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Pelaksanaan Seminar Nasional 2026 menjadi wadah strategis untuk mempertemukan para akademisi dan praktisi dalam mendiskusikan berbagai isu terkini terkait transformasi pendidikan berbasis teknologi, inovasi pembelajaran, serta penguatan peran sains dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Muara Bungo dan dihadiri oleh Kepala LPPM UMMUBA, Titis Wulandari, S.Pd., M.Si, serta Rektor UMMUBA, Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed. Pada hari pertama, seminar menghadirkan narasumber nasional yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pendidikan, kesehatan, dan teknologi, yaitu Prof. Hadiyanto, S.Pd., M.Ed., Ph.D. (Universitas Jambi), Dr. Rico Kurniawan, S.K.M., M.K.M. (Universitas Indonesia), Rika Wulandari, S.Pd., M.Pd. (Universitas Trunojoyo Madura), dan Sepriansah, B.Eng (Co-Founder AI Creator Labs). Dalam sesi pemaparan, para narasumber membahas berbagai topik yang relevan dengan tema seminar, mulai dari inovasi pendidikan dan sains berbasis teknologi, penguatan literasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan ( Artificial Intelligence ), hingga kontribusi riset dan sains dalam mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait implementasi teknologi dalam dunia pendidikan dan sains. Rektor UMMUBA, Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed, menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya Seminar Nasional 2026 sebagai salah satu bentuk komitmen universitas dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. "Seminar Nasional 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat budaya riset, publikasi ilmiah, dan kolaborasi akademik. Tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan pendidikan dan sains saat ini, di mana teknologi dan kecerdasan buatan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir gagasan-gagasan inovatif serta kolaborasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan sains, serta pencapaian SDGs 2030," ungkapnya. Melalui penyelenggaraan Seminar Nasional 2026, LPPM UMMUBA berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, peneliti, dan praktisi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan menuju Indonesia yang lebih maju.

Muara Bungo, 21 Mei 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo mendukung penuh pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen penerima hibah nasional Program BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berupa “Pelatihan AI Image Generator dan Konten Otomatis” dalam program Pemberdayaan UMKM Batik Dusun Purwo Bakti melalui Implementasi Teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Visual Branding dan Promosi Digital UMKM Batik Paguyuban Batik Lencana Indah Purwo Bakti Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan oleh tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo bekerja sama dengan Pemerintah Dusun Purwo Bakti dan Kelompok Batik Paguyuban Batik Lencana Indah Purwo Bakti. Program ini merupakan bentuk implementasi pengabdian dosen kepada masyarakat berbasis teknologi digital yang didukung pendanaan hibah nasional Program BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026. Pelatihan dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026 di Kantor Rio Dusun Purwo Bakti, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo. Kegiatan diikuti sekitar 25–30 peserta yang terdiri dari anggota Paguyuban Batik Lencana Indah Purwo Bakti, pelaku UMKM, masyarakat pendukung UMKM, serta tim pelaksana kegiatan. Ketua tim PKM, Vivi Yosefri Yanti, S.E., M.M menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan digital pelaku UMKM batik dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung promosi dan pemasaran produk secara modern. “Melalui pelatihan ini, peserta dibimbing memanfaatkan teknologi AI untuk membuat foto produk, katalog digital, desain poster promosi, hingga konten otomatis berbasis digital marketing. Harapannya, UMKM batik lokal mampu memiliki visual branding yang lebih menarik dan profesional,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didampingi oleh anggota tim dosen Ade Agung Kurniawan bersama mahasiswa dari Program Studi Bisnis Digital dan Program Studi Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Muara Bungo. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dusun Purwo Bakti, Ibu Lenny Maryani, Bhabinkamtibmas Dusun Purwo Bakti, Ketua Paguyuban Batik Lencana Indah, pengurus dan anggota kelompok batik, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Kepala Dusun Purwo Bakti menyampaikan apresiasi atas dukungan LPPM UMMUBA dan tim PKM yang telah menghadirkan pelatihan berbasis teknologi bagi masyarakat desa. Menurutnya, pemanfaatan AI menjadi langkah inovatif dalam membantu pelaku UMKM meningkatkan daya saing produk batik lokal di era digital. Melalui kegiatan ini, LPPM UMMUBA menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengabdian dosen yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya dalam penguatan UMKM berbasis teknologi dan ekonomi kreatif. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi digital pelaku UMKM serta mendorong terciptanya promosi produk yang lebih efektif, konsisten, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Selain meningkatkan penjualan, program ini juga diharapkan dapat memperkuat identitas Batik Purwo Bakti sebagai produk budaya lokal yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing di tengah perkembangan